Terbongkar Kesepakatan Rahasia Presiden Zimbabwe Sebelum Mengundurkan Diri

0
110

Indopost.co – Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, kemarin mengundurkan diri setelah ditekan oleh militer dan kelompok oposisi selama hampir dua pekan. Namun, sepertinya dia tidak bakal bisa diseret ke meja hijau atas sejumlah dugaan penyalahgunaan wewenang dan korupsi dilakukannya.

Menurut sumber di Zimbabwe, sebelum mundur dari posisinya, Mugabe membikin kesepakatan dengan kelompok oposisi. Dia bersedia meletakkan jabatannya asalkan dia diberi kekebalan hukum, dan pemerintah menjamin keamanan diri dan keluarganya, seperti dilansir dari laman Reuters, Kamis (23/11).

Kandidat terkuat pengganti Mugabe adalah mantan Wakil Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa. Kabarnya, Mnangagwa yang dipecat Mugabe bulan ini dikabarkan sudah memetakan kekuatan sipil dan militer selama lebih dari setahun. Hal itu dia lakukan sebagai persiapan jika kepemimpinan Mugabe tumbang. Lelaki berusia 75 tahun itu kabarnya adalah kandidat terkuat pengganti Mugabe di sisa masa jabatannya, dan dikabarkan bakal dilantik pada Jumat mendatang.

Sayangnya, kebanyakan negara di Afrika masih memandang Mugabe sebagai pahlawan dan ikon revolusi terhadap kolonialisme. Namun, di bawah kepemimpinannya juga kondisi ekonomi dan sosial Zimbabwe morat-marit gara-gara krisis ekonomi, inflasi tak terkendali, serta maraknya praktik korupsi.

Maka dari itu, setelah kudeta dilancarkan, satu persatu tokoh oposisi Zimbabwe pulang kampung. Salah satunya adalah Morgan Tsvangirai, yang merupakan mantan perdana menteri dan selama ini mengasingkan diri ke Inggris dan Afrika Selatan sembari menjalani pengobatan penyakit kanker diidapnya.

Mugabe mendadak memecat Mnangagwa karena dituding hendak menggulingkan pemerintahannya. Namun, dia diduga melakukan itu demi memberikan jalan bagi sang istri, Grace, menggantikan kedudukannya. Padahal, Mnangagwa dahulunya merupakan pejuang kemerdekaan bersama-sama dengan Mugabe. Keduanya juga anggota partai penguasa, ZANU-PF.

Mnangagwa naik jabatan dari Menteri Pertahanan dan Keamanan Dalam Negeri Zimbabwe setelah Grace menuding wakil presiden sebelumnya, Joice Mujuru, hendak menggulingkan Mugabe tiga tahun lalu. Sebelum dipecat dari posisi wakil presiden, Mnangagwa menentang kemauan Mugabe menjagokan Grace buat menjadi presiden, dan mengatakan Partai ZANU-PF bukan milik pribadi dan Mugabe tidak bisa seenaknya memaksakan kehendak.

Selain jengah dengan kepemimpinan Mugabe yang semakin hari kondisi kesehatannya menurun karena usia, penduduk Zimbabwe juga muak dengan sikap Grace. Mantan tukang ketik dan sekretaris itu adalah selingkuhan Mugabe yang dinikahi setelah istri pertamanya, Sally Hayfron, mangkat pada 1992 karena kanker.

Grace dianggap tidak mempedulikan rakyat karena kebiasaannya yang gila belanja barang-barang mewah. Bahkan dia mendapat julukan ‘DisGrace’ atau ‘Gucci Grace’. Selama dua tahun terakhir dia menjadi anggota Partai Zanu-PF, dan jabatannya langsung melejit menyalip para seniornya. Hal itu yang tidak disukai oleh sejawat separtai seperti Mnangagwa atau kelompok oposisi.
(mdk/ary)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 1 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.