Satpol PP : Becak Masuk Jakarta, Tenggelamkan

0
131

Indopost.co – Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta mengancam akan menenggelamkan becak dari luar daerah yang memaksa masuk ke Jakarta. “Maksa masuk akan saya jadikan rumpon. Akan saya tenggelamkan,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu saat dihubungi Tempo, Ahad, 28 Januari 2018.

Rumpon adalah salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan yang dipasang dilaut, baik laut dangkal maupun laut dalam. Pemasangan tersebut dimaksudkan untuk menarik gerombolan ikan agar berkumpul disekitar rumpon, sehingga ikan mudah untuk ditangkap. Penenggelaman becak pernah dilakukan oleh Gubernur R. Soeprapto pada 1985. Sekitar 5.000 becak hasil sitaan dibuang ke Teluk Jakarta untuk dijadikan rumpon.

Yani mengatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk menangkap becak dari luar yang nekat masuk ke Jakarta. Bahkan, dirinya telah menugaskan langsung setiap Kepala Satpol PP tingkat kota untuk mengawasi perbatasan. “Kami menjaga dan mengawasi perbatasan untuk mencegah becak masuk ke Jakarta,” ujar Yani.

Petugas akan langsung menangkap becak, baik yang datang secara pribadi maupun kelompok. Pemerintah saat ini sedang menggodok regulasi untuk mengatur becak di Jakarta. Menurut Yani, meski becak akan dilegalkan beroperasi, jumlahnya tetap dibatasi dan ditentukan lokasinya. “Becak nanti ditempatkan di titik yang memang membutuhkan. Kalau tidak membutubkan buat apa,” kata Yani.

Yani mengaku belum bisa menaksir jumlah becak yang ada di Jakarta. Pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan beberapa paguyuban becak, seperti Serikat Becak Jakarta, Jaringan Rakyat Miskin Kota, dan lainnya untuk mengetahui jumlah becak yang beroperasi di ibu kota.”Harus disesuaikan kebutuhan. Jangan sampai nanti malah bikin macet,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 × = 60

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.