Rokok Penyebab Kemiskinan Kedua Setelah Beras

0
144

Indopost.co – Konsumsi rokok merupakan penyumbang terbesar terbesar di negara ini, menyusul konsumsi beras sebagai kontributor terbesar, kata Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada hari Selasa.

“Orang tidak boleh tergantung pada kebiasaan yang tidak produktif,” kata Kepala Bappenas dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro pada hari Selasa di Jakarta, seperti dikutip tribunnews.com.

Dia menambahkan, konsumsi daging di daerah  menyumbang 5,71 persen terhadap angka kemiskinan, sementara angka di daerah hanya sebesar 2,83 persen.

Bambang meminta masyarakat untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut dan mulai membelanjakan lebih banyak komoditas seperti daging sehingga mereka bisa memberi makanan bergizi kepada keluarga mereka.

Dia bilang pemerintah tidak akan pernah mendukung penurunan harga rokok; Sebagai gantinya, akan meningkatkan harga dengan menerapkan bea cukai yang lebih tinggi pada rokok.

“Pada bulan September 2017, konsumsi rokok berkontribusi 9,98 persen terhadap angka kemiskinan di udara dan 10,70 persen di daerah pedesaan,” kata Bambang.

Kontribusi konsumsi rokok terhadap angka kemiskinan mencapai puncaknya pada tahun 2014 sebesar 11,18 persen.

Sementara itu, konsumsi beras merupakan penyumbang korban terbesar dalam empat tahun terakhir, baik di keliling maupun pedesaan. Konsumsi beras berkontribusi 18,80 persen terhadap tingkat kemiskinan di daerah dan 24,52 persen di daerah pedesaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.