Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud Tangkap 11 Pangeran Diduga Korupsi

0
124

Indopost.co – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melakukan perombakan kabinet dalam pemerintahannya dan memberi lebih banyak kekuasaan kepada putra kesayangannya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Lewat sebuah dekrit kerajaan, Raja Salman memecat dua menteri senior di kerajaan antara lain Pangeran Moteib bin Abdullah dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan Nasional dan Adel al-Faqieh dari jabatannya sebagai Menteri Ekonomi dan Perencanaan.

Kedua posisi tersebut masing-masing digantikan Pangeran Khalid bin Ayyaf dam Mohammed Al Tuwaijri, sebagaimana dilansir dari laman Guardian, Minggu (5/11).

Dalam dektrit tersebut Saudi juga mengumumkan penangkapan terhadap 11 pangeran, termasuk seorang investor miliarder terkemuka, Pangeran Alwaleed bin Talal. Tak hanya itu, sebanyak empat menteri dan puluhan mantan menteri Saudi turut ditahan.

Penangkapan Alwaleed memberi kejutan tersendiri bagi pihak kerajaan maupun pusat keuangan dunia. Sebabnya, Alwaleed merupakan orang yang mengendalikan perusahaan investasi Kingdom Holding dan merupakan salah satu orang terkaya di dunia dengan saham utama di berbagai perusahaan global seperti News Corp, Citigroup, Twitter, dan lainnya.

Diduga penangkapan Alwaleed dilakukan karena dia melakukan korupsi. Sebab, penangkapan tersebut dilakukan selang beberapa jam setelah Raja Salman memutuskan untuk membentuk komite anti-korupsi baru yang lebih kuat dan diketuai oleh putranya, Pangeran Mohammed.

Al Arabiya melaporkan bahwa komite antikorupsi yang baru tersebut memiliki hak untuk menyelidiki, menangkap, memerintahkan larangan perjalanan, dan membekukan aset siapapun yang dianggap korup.

Rumornya, Alwaleed akan ditempatkan di rumah tahanan Hotel Ritz Carlton di Riyadh. Untuk menghalangi pengusaha tersebut melarikan diri, pihak berwenang juga menutup bandara untuk pesawat pribadinya sebelum melakukan penangkapan lebih banyak. (mdk/ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

60 + = 69

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.