Pengacara Setnov Minta KPK Usut Dugaan Dana Ke Ganjar

0
123

Indopost.co – Usai mendampingi sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Kamis (8/2/2019), ‎Kuasa hukum Setya Novanto, Maqdir Ismail menyerahkan munculnya fakta penerimaan uang oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar US$500 ribu dari proyek e-KTP di persidangan kliennya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ini terkait dengan pernyataan Setya Novanto terkait penerimaan uang oleh Ganjar, meskipun Ganjar dalam sidang tetap membantah menerima uang tersebut.‎

“Saya kira itu salah satu fakta yang harus kita lihat secara baik. Kalau soal ada atau tidaknya uang itu, saya kira kita serahkan saja ke KPK untuk penyidikan atau lidik lebih jauh terhadap fakta itu,” ungkap Maqdir di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Maqdir menjelaskan dalam surat dakwaan mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, disebutkan ada sejumlah nama anggota DPR periode 2009-2014 yang disebut menerima uang proyek e-KTP, termasuk Ganjar.

Kerugian negara di proyek ini, mencapai Rp 2,3 triliun, menurut Maqdir ‎salah satu sumber kerugian negara lantaran adanya jatah 5 persen dari proyek e-KTP untuk anggota DPR periode 2009-2014.

“Saya kira fakta ini kewajiban penyidik untuk menelisiknya lebih jauh,” tegasnya.

Maqdir menambahkan, dalam persidangan tadi, kliennya hanya ingin mengklarifikasi langsung kepada Ganjar soal penerimaan uang ketika bertemu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 × = 48

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.