Maia Estianty Bongkar Penjurian Indonesian Idol 2018, Kuantitas Kalahkan Kualitas

0
194
Maia Estiamty Bongkar Penjurian Indonesian Idol 2018, Kuantitas Kalahkan Kualitas

Indopost.co – Babak Spektakuler Show 5 Indonesian Idol 2018 Top 10 telah berlangsung pada hari Senin (12/2/2018) dan Selasa (13/2/2018) malam. Pada babak Spektakuler Show kelima, kontestan asal YogYakarta, Kevin, harus mengakhiri perjuangannya.

Sebelumnya dirinya sempat membawakan lagu Stay With Me milik Sam Smith. Di hari kedua, dirinya berduet dengan Marion Jola membawakan lagu Buktikan. Namun rupanya segala pujian dari juri tak bisa menyelamatkan posisi Kevin. Kevin pun harus pulang dan berhenti melanjutkan mimpinya menjadi idola Indonesia.

Mengetahui hal ini Maia Estianty sebagai 1 dari 5 juri ajang tersebut dibuat bersedih. Maia pun mengakui jika Kevin merupakan salah satu kontestan favoritnya. Ibu 3 orang anak ini juga menyampaikan kesedihan dan memberikan semangat untuk kontestan asal Yogyakarta itu.Maia pun memberikan alasan, mengapa ia sangat sedih ketika Kevin harus pulang.Maia mengatakan jika:

“Iya, kalau boleh jujur dia yang terbaik di laki-laki,” ujar Maia.

Maia pun memiliki keyakinan jika Kevin kelak akan menjadi orang yang sukses.

“Mudah-mudahan Kevin dikasih kesuksesan yang sama, produser dapet lagu yang bagus aku yakin dia akan sukses, “lanjut Maia.

Tak hanya itu saja, saat ditanya lebih lanjut, apakah Maia mau jika menjadi produser Kevin, ia menjawab akan memikirkan hal itu.

“Bisa dipikirkan, dia punya karakter yang kuat banget, teknik yang bagus, dia kalau dikasih lagu yang pas, aku rasa dia bisa jadi, karena dia karakternya mungkin belum ada di Indonesia, ini omingan murni dari seorang produser ya,” tutup Maia.

Diektahui saat di belakang panggung Indonesian Idol, Maia diketahui juga membongkar sistem penjurian di acara tersebut.Menurut Maia, keluarnya Kevin Idol dari babak spektakuler menunjukkan bahwa pihak Indonesian Idol tidak merekayasa vote sms. Bagi Maia, Kevin merupakan salah satu kontestan terbaik namun karena perolehannya smsnya rendah dia tetap harus tereleminasi.

“Kevin bagus, tapi ini membuktikan bahwa hasil sms tidak direkayasa dan murni,” ucap Maia.

Maia pun menyinggung soal tuduhan bahwa banyak yang bilang RCTI tidak transparan lagi.

“Selama ini ada perkataan bahwa RCTI tidak transparan lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Maia juga mengatakan beberapa orang menginginkan bahwa seharusnya yang memilih juri.Namun lagi-lagi dia menegaskan kompetisi ini menggunakan vote dari penonton.Terlepas dari vote, Maia juga seolah membenarkan perkataan orang jika kualitas dikalahkan popularitas.

“Jadi Kevin ini dikalahkan oleh popularitas,” kata Maia sambil menepuk punggung Kevin seraya memberi semangat kontestan asal Yogyakarta ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

24 ÷ 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.