KPI Beri Sanksi, Acara TV Jalan Terus

0
117

Indopost.co – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi kepada tiga tayangan program Ramadan.

Acara tersebut yakni, Pesbukers Ramadan, Ngabuburit Happy dan Brownis Sahur. Pemberian sanksi ini diumumkan melalui Instagram KPI pusat pada 9 Juni 2018 lalu.

Untuk program Pesbukers Ramadan, KPI memberikan peringatan keras. Alasannya karena dinilai tidak mengindahkan ketentuan tentang kesopanan dan kesusilaan serta semangat bulan Ramadan.

“Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat melayangkan peringatan keras untuk program siaran “Pesbukers Ramadhan” ANTV. Program ini dinilai tidak mengindahkan ketentuan tentang norma kesopanan dan kesusilaan serta semangat bulan Ramadhan,” tulisnya.

Sementara untuk dua acara Ngabuburit Happy dan Brownis Sahur, KPI menjatuhkan sanksi teguran.

Pasalnya, kedua acara ini dinilai melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI 2012 serta tak selaras dengan nilai Ramadan tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, MUI sempat merekomendasi lima acara Ramadan untuk dihentikan penayangannya.

Adapun acara yang direkomendasikan untuk dihentikan adalah Ramadan di Rumah Kuya (Trans 7), Brownis Sahur (Trans TV), Ngabuburit Happy (Trans TV), Sahurnya Pesbukers (ANTV), dan Pesbukers Ramadhan (ANTV).

MUI menilai, acara-acara tersebut tidak layak siar karena dianggap tidak sesuai dengan bulan suci Ramadan.

Sementara itu, pemberian sanksi pada tiga acara tersebut membuat sebagian netizen kecewa. Pasalnya, sanksi atau teguran tersebut diberikan jelang akhir Ramadan.

Tayangan Pesbukers Ramadhan mendapat peringatan keras dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Peringatan itu diberikan setelah acara variety show itu dinilai tidak sesuai dengan semangat Ramadhan.
Peringatan ini diberikan setelah Pesbukers Ramadhan edisi 25 Mei 2018 menampilkan adegan seorang pria dan wanita menari goyang pinggul. KPI menilai bahwa hal itu telah melanggar norma kesopanan dan kesusilaan.
Goyang pinggul tersebut diduga dilakukan oleh Zaskia Gotik dan Saheer Sheikh saat melakukan adegan di ruang miring. Saat itu mereka berjoget bersama dan saling merayu.
Menurut Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, adegan itu berpotensi melanggar Pasal 9 Ayat 2 SPS KPI Tahun 2012 tentang norma kesopanan dan kesusilaan.
Selain diduga melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), peringatan keras ini diberikan setelah adanya peringatan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Serta pandangan Majelis Ulama Indonesia tentang program di bulan Ramadhan. Berdasarkan hal itu kami memutuskan untuk memberikan peringatan keras,” jelas Yuliandre dalam situs web resmi KPI Pusat.
Untuk itu, KPI meminta kepada pihak ANTV sebagai stasiun televisi yang menayangkan program Pesbukers Ramadhan untuk tetap berpegang pada aturan dalam memproduksi program siaran.
“Kami meminta ANTV agar menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam menyiarkan sebuah program siaran dan hal ini menjadi perhatian khusus karena saat ini dalam suasana Ramadhan,” kata Yuliandre lagi.
Peringatan ini bukan yang pertama bagi tayangan Pesbukers. Sebelumnya KPI juga sempat memberi peringatan pada Pesbukers edisi 25 Februari 2018. Dimana saat itu, salah satu bintang tamu, Ely Sugigi mengucap kata tidak pantas saat siaran langsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.