Keren Petani Di Myanmar Pakai Aplikasi Smartphone Lawan Hama

0
165
Keren Petani Di Myanmar Pakai Aplikasi Smartphone Lawan Hama

Indopost.co – Seorang petani di Kampung Aye Ywar di Yangon barat, Myanmar, mengendalikan serangan hama terhadap sawahnya dengan bantuan aplikasi gratis di smartphone-nya selama dua tahun terakhir.

San San Hla, 35, menggunakan sebuah aplikasi bernama ‘Green Way’ untuk mendapatkan saran yang tepat tentang bagaimana menggunakan insektisida. Dia dengan bangga membuktikan kemenangannya melawan serangan hama pada musim panas itu.

“Kami sangat akrab dengan metode menanam padi yang diwarisi dari orang tua.

“Tapi setelah menggunakan aplikasi ini, saya mulai mengerti bagaimana kita harus melakukannya.

“Lebih baik menggunakan teknik yang tepat daripada hanya bekerja secara membabi buta,” kata dia seperti yang dilansir Khmer Times pada 19 Februari 2018.

San San Hla adalah salah satu petani yang sedang berkembang yang beralih ke teknologi untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan di sebuah negara di mana dua pertiga dari angkatan kerja dipekerjakan di bidang pertanian.

Sektor ini menyumbang sekitar 28 persen dari Produk Domestik Bruto negara itu. Namun hasil panen rendah petani terjadi karena mereka terputus dari teknologi modern dalam beberapa dasawarsa di bawah peraturan junta militer, yang kaku dan penuh larangan.

Aplikasi ini merupakan buatan dua alumnus mahasiswa pertanian tahun 2011 yang membuat situs untuk membantu petani. Mereka selalu menyimpan informasi terbaru.

Hasil dari upaya ini tentu menjadi jawaban petani seperti San San Hla.

Green Way memberi para petani informasi terkini tentang segala hal mulai dari cuaca, perubahan iklim, harga tanaman hingga saran mengenai pestisida dan pupuk.

Forum chat aplikasi itu berhasil menghubungkan para petani, memungkinkan mereka bertukar kiat saat para ahli siap menjawab pertanyaan.

Sebanyak 70.000 petani telah mengunduh aplikasi ini meskipun lebih banyak lagi mengaksesnya melalui sahabat, kerabat dan kenalan yang telah mengunduh aplikasi Green Way tersebut di Myanmar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.