Kereeen TNI Punya Kapal Selam Buatan Anak Negeri

0
140

Indopost.co – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono, Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Luar Negri (Menlu) Retno LP Marsudi dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Susi Pudjiastuti, menjajal kapal selam milik TNI AL.

Para menteri dan pejabat menumpangi KRI Nagapasha-403 yang perkasa sebagai buatan anak negri, mereka diajak merasakan bagaimana menyelam sampai kedalaman 30 meter, di benak Benoa, Selat Badung, Bali, Rabu (10/1/2018).

Para pejabat tersebut juga diajak mengintip melalui periskop, alat yang digunakan untuk penerbangan laut selama kapal selam berada di bawah permukaan air.

Tidak hanya itu, Panglima TNI, KSAD, Kapolri, Menlu dan Menteri KP, juga ditunjukan bagaimana kecanggihan alat yang ada di kapal selam yang dibagun atas kerjasama indonesia dengan Korea Selatan itu.

Mereka ditunjukan bagaimana peralatan di KRI tersebut bisa melacak musuh, serta ditunjukan bagaimana kecanggihan sistem navigasinya. Di dalam kapal selam tersebut, para pejabat itu juga disematkan Brevet kehomatan Hiu Kencana.

Dikutip dari siaran pers resmi Mabes TNI, disingkat Brevet Hiu Kencana merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme kapal selam, dalam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut, yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi para pemakainya.

Sementara Brevet Kehormatan Hiu Kencana, adalah brevet kehormatan yang umum diberikan sebagai penghormatan kepada pejabat tinggi negara, termasuk dari Polri, serta tokoh nasional, yang turut berjasa dan memiliki perhatian terhadap kejayaan TNI AL.

Brevet untuk Panglima TNI, KSAD, Kapolri dan jumlah pejabat lainnya itu, disematkan oleh Komandan Kapal Selam Letkol Laut (P) Heri S.
Panglima TNI, yang merupakan pengalaman baru saat mencoba menyelami laut dengan kapal selam.

Menurutnya penyelaman itu berlangsung dengan nyaman, karena tidak ditemukan ombak permukaan. Ia juga suka, tidak mudah untuk bangun kapal selam untuk bekerja, karena keterbatasan ruang.

“Dan prajurit kapal selam ini harus mendapat perhatian khusus,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

81 ÷ = 9

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.