Kasus Pertama Penyelam Hilang Di Teluk Ambon

    0
    29

    INDOPOST.COKasus penyelam pertama yang dinyatakan hilang di Teluk Ambon bernama Carol Marie alias Laila (56), penyelam berkewarganegaraan Amerika Serikat. Carol tidak ditemukan setelah pencarian hari ke-7.

    Pencarian pun akhirnya dihentikan oleh Tim SAR gabungan, Kamis (13/8/2020).

    “Hari ini operasi pencarian resmi dihentikan,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon Djunaidi saat memberikan keterangan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Kamis.

    Namun pencarian akan kembali dilakukan jika ada tanda-tanda keberadaan korban.

    “Kalau ada tanda-tanda setelah kita tutup, kita akan lanjutkan lagi pencarian tiga hari, begitu sampai tiga kali tiga hari sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014,” jelas dia.

    Hilang saat menyelam bersama suami

    Carol Marie dinyatakan hilang pada Jumat (7/8/2020) saat menyelam bersama suaminya, Kevin Scott Pool.

    Awalnya Kevin lebih dahulu menceburkan diri ke laut sekitar pukul 09.00 WIT dan disusul Carol satu jam setelahnya.

    Saat mereka menyelam, tinggi gelombang di perairan tersebut diperkirakan mencapai dua meter.

    Dilansir Kompas TV, Kevin sempat mendokumentasikan saat-saat menyelam bersama sang istri.

    Kevin lalu naik ke permukaan lebih dahulu.

    Kevin merasa curiga lantaran istrinya tak kunjung muncul ke permukaan usai menyelam.

    “Jadi setelah suaminya naik, ia mengira istrinya itu masih menyelam tahu-tahunya setelah ditunggu tidak muncul juga,” kata Djunaidi.

    Mendapat laporan, Basarnas langsung melakukan operasi pencarian untuk menemukan Carol.

    20 penyelam dikerahkan
    Mulai hari kedua, SAR gabungan mengerahkan 20 orang penyelam profesional untuk mencari Carol.

    “Ada 20 penyelam yang dikerahkan hari ini untuk mencari korban,” tutur Djunaidi.

    20 penyelam itu, kata dia, terdiri dari 6 penyelam Marinir TNI AL, 4 penyelam Basarnas Ambon, 9 penyelam persatuan pemandu wisata selam dan satu penyelam Polairud Polda Maluku.

    Pencarian terkendala kuatnya arus bawah laut Teluk Ambon.

    Selain itu, hujan juga turun dan gelombang di perairan tersebut cukup tinggi.

    Baca juga: Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

    Penyelam pertama yang hilang

    Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang turut mengikuti operasi pencarian korban di hari terakhir mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan yang pertama terjadi.

    “Jadi saudara tahu ya ini peraiaran Amahusu ini sudah puluhan tahun turis datang dan manggkal di sini, tapi baru pertama kali terjadi dan peristiwa sepeti ini terjadi,” kata Richard.

    “Sejak puluhan tahun perahu dari Australia maupun negara lain itu dia berlabuh di sini dan orang selam, orang berenang tidak pernah terjadi seperti ini jadi ini baru pertama kali,” katanya.

    Richard juga akan mengevaluasi kebutuhan yang masih kurang di tempat wisata bahari tersebut, seperti hyperbaric chamber atau fasilitas terapu oksigen untuk memulihkan sakit dekompersi akibat menyelam.

    “Seperti camber ini sudah waktunya kita punya karena selama ini hanya ada di AL kalau kita mau kembangkan diving secara serius harus kita perhatikan itu dan ini akan menjadi catatan bagi kita ke depan,” katanya.

    Sumber: Kompas.com

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    30 + = 33

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.