Jakarta Bandung Surabaya Kota Tidak Layak Huni

0
121

Indopost.co – Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP) membuat sebuah penelitian mengenai kota layak huni di Indonesia. Dari hasil tersebut, kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Bandung, bahkan Surabaya tidak termasuk dalam kategori kota layak huni.

Dari hasil penelitian yang dibuat oleh IAP, kota-kota seperti Solo, Palembang, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan dan Banjarmasin menjadi kota teratas yang dikategorikan sebagai layak huni atau memiliki indeks kelayakan di atas rata-rata.

Sementara itu, kota seperti Pekalongan, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bogor, Palangkaraya, Jakarta dan Manado menjadi kota yang memiliki indeks kelayakan huni rata-rata.

Kemudian, Pontianak, Depok, Mataram, Tangerang, Banda Aceh, Pekanbaru, Samarinda, Bandar Lampung, Medan dan Makassar berada di urutan terbawah sebagai kota dengan indeks kelayakan huni di bawah rata-rata.

Ketua Umum IAP Bernardus Djonoputro mengatakan, hasil tersebut merupakan survei persepsi oleh warga yang dilakukan di 25 kota. Dia menjelaskan, survei tersebut dilakukan dengan cara tatap muka kepada tiga ribu responden.

“Kita tanyakan apa persepsi mereka tentang kotanya. Tidak membandingkan dengan kota lain. Jadi yang keluar snapshot hasil warganya sendiri,” ujarnya kepada JawaPos.com ketika dihubungi, Sabtu (10/2).

Dia menjelaskan, dari keseluruhan survei yang dilakukan, rata-rata indeks kenyamannya mencapai 62,3 persen. “Artinya ada 37,8 persen warga kota di Indonesia merasa tidak nyaman. Dengan indeks persepsi 62,3 kita menyimpulkan 40 persen warga kita tidak nyaman,” tambahnya.

Selain itu, ada 37-40 jenis pertanyaan yang diberikan meliputi mengenai kualitas pejalan kaki, ketersediaan layanan ibadah, kemudahan mencari pekerjaan, untuk kaum cacat, polusi dan lainnya. Meski demikian, hasil tersebut bukan untuk dijadikan sebagai pemeringkatan secara spesifik, melainkan memberi gambaran sebagian pandangan warga terhadap kotanya.

“Kesempatan itu sama sekali bukan pemeringkatan, tapi pengelompokkan kota-kota yang tingkat kenyamanan seperti apa. Karena menurut kita tidak bisa diperingkatkan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

÷ 1 = 5

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.